Rabu, 25 Juli 2012

Bab VII Perencanaan dan Operasionalisasi Usaha

Penentuan Lokasi dan Fasilitas Pendukung

Lokasi sangat menentukan kenerhasilan suatu usaha, tanpa mempertimbangkan dengan baik dalam menentukan lokasi , maka akan berakibat pada sepinya pengunjung atau tidak dapatnya perusahaan melakukan perluyasan.
Untuk memilih lokasi perlu mempertimbangkan sesuai keperluan, yaitu antara lain:
1. Lokasi kantor
2. Lokasi Pabrik.
3. Lokasi Gedung.
4. Lokasi Cabang.

Pendekatan  Mutu terhadap Proses Operasional Wirausaha

Pada saat ini, tuntutan konsumen akan mutu produk barang atau jasa semakin tinggi. Oleh sebab itu, bagi wirausahawan baru juga penting memperhatikan masalah mutu dalam proses produksi, pelayanan dan manajemen. Dengan mutu yang baik, maka produk baran dan jasa yang dihasilkan dapat berkompetisi dipasar dan dapat bersaing dengan produk sejenis.
Kepemnimpinan Wirausaha
Kepemimpinan dalam wirausaha atau bidang apapun, menjadi faktor penting agar dapat memengaruhi kinerja orang lain, memberikan arahan yang jelas, demi tercapainya suatu tujuan.

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam kepemimpinan wirausaha, antara lain :
1.   Pemimpin yang baik harus mampu memengaruhi orang lain dengan memberikan teladan, member pandangan masa depan, memberikan bimbingan atau konsultasi dan memberikan motivasi
2.   Seorang pemimpin usaha, selain harus pandai memotivasi karyawan juga pandai membangun system yang mendorong karyawan untuk terus menerus mau bekerja keras demi tercapainya tujuan perusahaan.
3.   Kepemimpinan menyangkut distribusi kekuasaan, sehingga para wirausaha mempunyai otoritas untuk memberikan sebagian kekuasaan kepada karyawan atau seorang karyawan yang diangkat menjadi seorang pemimpn pada posisi tertentu yang bisa saja mewakili dan bertindak untuk dan atas nama dia.

Perizinan dan Pendirian Badan Usaha.
Beberapa perizinan yang harus diurus sesuai dengan bidang usahanya,antara lain :
1.   Surat Ijin Pengusaha (SIUP), Didapat melalui Departemen Perdagangan
2.   Surat Ijin Usaha Industri (SIUI), diperoleh dari Departemen Perindustrian
3.   Ijin Domisili, didapat melalui kelurahan setempat
4.   Ijin Gangguan,, didapat dari Kelurahan Setempat
5.   Ijin mendirikan bangunan (IMB), didapat melalui pemerintah daerah setempat
6.   Ijin dari instansi atau departemen teknis yang terkait sesuai dengan bidang usaha yang dijalan kan


Sumber : Suharyadi,dkk. Kewirausahaan membangun Usaha Sukses Sejak Usia Muda.2008.Jakarta : Salemba Empat

Minggu, 03 Juni 2012

Bab V KREATIFITAS DAN INOVASI DALAM BERWIRAUSAHA.

Pengusaha saat ini dituntut untuk memilki kreatifitas dan inovasi yang tinggi. Kreatifitas adalah kemampuan untuk mengembangkan ide2 baru dan cara2 baru dalam memecahkan masalah dan menemukan peluang.
Inovasi adalah kemampuan untuk menerapkan krearifitas dalam rangka pemecahan masalah dan menemukan peluang.
·      Mempertahankan eksistensiusaha hrus diiringiupaya mencari sesuatu yang baru dan mengembangkan apa   yang sudah ada agar menjadi lebih baik.
·         Seorang wirausaha harus memastikan bahwa kreativitas yang selama ini dilakukan bila telah usang atau tidak terpakai.
·         Proses kreatifitas dapat tercipta melalui
a.       Mambuat atau menciptakan.
b.      Mengkombinasi 2 hal atau lebih.
c.       Memodifikasi sesuatu yang memang sudah ada.
·         Hambatan kreativitassebagai dinding atau bangunan mental yang meghambat kita untuk memahamiatau         menemukan pemecagan atas suatu masalah.
·         Hambatan kreatifitas dapat berupa hambatan psikologis, hambatan budaya, lingkungan, bahasa berfikir,        hambatan keterpakuan fungsional, dan hambatan kebiasaan memandang.
·         Teknik meningkatkan kreatifitas, secara umum dapat dilakukan dengan mengubah cara berfikir dan               bertindak, namun dapat juga dilakukan dengan:
a.       Perumusan masalah secara kreatif.
b.      Bertanya dan bertanya.
c.       Curah gagasan, dalam pelaksananya memperhatikan: tidak ada penilaian saat curah gagasan,       prosesnya harus benar2 bebas, dan munculkan sebanyak mungkin gagasan.
d.      Orang aneh, maksudnya dalah memasukan orang lain yang tidak tahu tentang bidang yang           sedang didiskusikan.
e.       Iklim kreatif. Menciptakan kondisi yang memancing kretifittas.
·          Bagian otak anda yang dominan akan selalu mendikte bagaimana anda harus berfikir.
·         Pengaruh otak kiri yang menyebabkan seseorang lebih teratur dalam berfikir, analitis dan kurang kreatif        sehingga terlalu banyak pertimbangan dalam bertindak dan cenderung menjadi pengekor.
·         Pengaruh penggunaan otak kanan yaitu berfikir secara loncat2 tak beraturan, memungkinkan seseorang        berfikir kreatif.
·         Wirausaha adalah inovator yang bertindak selalu sebgai inventor, namun tidak selalu sebagai inventor.
·         Kemenangan bisa dicapai dengan menciptakan pasar baru lewat inovasi.
·         Inovasi dan bisnis ibarat 2 sisi mata uang. Inovasi harus terus dibangun melalui budaya kerja kreatif,              mengikuti tren, dan membangun pasar.
·         Seorang wirausaha harus segera menterjemahkan mimpi2nya menjadi inovasi.
·         Untuk melindungi gagasan kita maka perlu dilakukan mendapatkan hak paten.

Bab IV MOTIVASI MENJADI PENGUSAHA SUKSES.

‘anda dapat memilih sebuah pohon besar, sebesar apapun... , setinggi apapun..., dan sekeras     apapun.  Dan jika anda berusaha mengapaknya 5 kali tebasan tiap hari, suatu saat nanti akan tumbang. Demikin impian anda jika tiap hari anda konsisten melakukan apa yang dibutuhkan untuk mencapainya maka suatu saat nanti akan tercapai.
Proses termotivasinya seseorang dengan orang lain untuk menjadi pengusaha berbeda2. Sebenarnnya bangsa indonesia memiliki dasar spirit dan ketrampilan yang unik dan berbeda di tiap daerah. Kewirausahaan bukanlah sesuatu yang dilahirkan tetapi dibangun.
·         Pendidikan menjadi kunci sukses keluar dari kesulitan dan membantu meraih keberhasilan usaha. Jangan       percaya mitos2 terkait wirausaha seperti: Mitosnya wirausaha merupakan bakat dan keturunan... kenyataanya tidak. Contohnya ir hayono pengusaha griya bersih sehat bukan berasal dari keturunan pengusaha. Mitosnya pengusaha adalah pelaku bukan pemikir, kenyataanya keduanya sangat penting dalam dunia wirausaha. Mitosnya wirausaha tidak bisa diajarkan atau dibentuk, kenyataanya tidak Dr Ir wahyu saidi pengusaha bakmi tebet pengusaha yang belajar samapai strata 3. Etc.
·         Harus merubah pola fikir, dan erubah sesuatu yang telah menjadi kebiasaan bukanlah persoalan mudah. Tapi kenyataanya perubahan bukanlah sesuatu yang membahayakan dan menakutkan. Merubah pola fikir memerlukan keberanian dan kerelaan. Sadar atau tidak kita selalu keluar dari satu comfort zone satu ke comfort zone berikutnya.
·         Menurut Mc Grath dan Mc Millan (2000) dalam rambat (2004) lima karateristik pengusaha adalah:
a.       Pengusaha sangat bersemangat dalam melihat atau mencari peluang2 baru.
b.      Pengusaha mengejar peluang dengan disiplin yang ketat.
c.     Pengusaha hanya mengejar peluang yang sangat baik dan menghindari peluang lain yang belum jelas.
d.      Pengusaha berfokus pada pelaksanaan.
e.       Pengusaha mengikutsertakan energi setiap orang yang berada dalam jangkauan mereka.
·         Semakin seseorang menyakini bahwa dirinya dapat mengelola berbagai kekuatan dan kelemahan, maka         semakin yaki ia bahwa dirinya dapat mewujudkan suatu prestasi.
·         Memahami kekuata dan kelemahan diri serta mau melakukan hal2 untuk meningkatkan prestasi merupakan   modal dasar
·         Mengembangkan pribadi wirausaha identik dengan mengembangkan perilaku wirausaha, yaitu melalui            langkah awal mengenali diri sendiri serta kendala yang dihadapi. Ciri2 pribadi wirausaha:
a.  Berorientasi pada tindakan dan memiliki motif yang tinggi dalam mengambil resiko dalam mengejar  tujuan.
b.      Dapat mendayagunakan kekuatan yang ada dan mengurangi kelemahan2 yang dimiliki.
c.       Agresif mengejar/ berorientasi pada 7an,
d.      Mau belajar dari pengalaman
e.       Memupuk dan mengembangkan pribadi unggul terus menerus.
Seseorang mau menjadi wirausaha karena adanya motifasi yaitu motif berprestasi. David C. McCelland mengelompokan kebutuhan ini dalam tiga motif sosial yaitu:
a.       Kebutuhan berprestasi wirausaha (n-Ach), kebutuhan ini dapat dilihat dari ciri2nya yaitu:
1.  Senang menetapkan sasaran kerja yang menantang, mengandung unsur mederate risk atau menghindari tugas yang terlalu sukar dan terlalu mudah.
2.      Selalu menganggap apapun yang terjadi sebagian besar menjadi tanggung jawabnya.
3.      Dalam bekerja selalu ingin memperoleh umpan balik.
Jadi orang dengan n-Ach tinggi menganggap uang bukanlah segalanya namun hanya menjadi tolak ukur tercapainya sasaran.
b.      Kebutuhan akan kekuasaan (n-Pow), ciri2 orang dengan n-Pow tinggi adalah:
1.      Berusaha untuk mempengaruhi orang lain.
2.      Mementingkan hasil akhir daripada proses.
3.      Mempunyai dorongan kuat untuk dilihat sebagai penyelamat, penolong atau pahlawan.
c.       Kebutuhan untuk berafiliasi (n-Aff) berfokus pada usaha untuk membina suasana persahabatan dan menghimpun teman, ciri2nya:
1.      Dalam bekerja mementingkan suasana dari pada pekerjaan itu sendiri.
2.      Lebih mementingkan reaksi atau sikap orang lain terhadpanya, dan merasa tidak nyaman bila ada orang yang kurang bersahabat.
3.      Dalam melaksanakan tugas sangat dipengaruhi oleh siapa yang akan menjadi rekan kerjanya.
Menurut P.Robbins kebutuhan ke 2 dan 3 lah yang saat inierat kaitannya dengan keberhasilan seorang manager.
·         Apa saja yang kita dapatkan hari ini baik disadari ataupun tidak sebenarnya merupakan hasil dari proses       kekuatan bawah sadar, sehingga kita harus mengubah pemikiran bawah sadar kita untuk menjadi pengusaha sukses.
·         George W. Ladd mengungkapkan bahwa imajinasi dan intuisi dapat membantu kemajuan usaha. Proses         mental bawah sadar dapat membantu kita melaksanakan tugas sehari-hari.
·         Maka dari itu mulai sekarang tetapkan apa yang anda inginkan 5, 10, 20, 50 tahun lagi agar pikiran bawah    sadar menuntun anda untuk mencapainya.
·         Gunakan konsep AKU (Ambisi,Kekuatan atau kelemahan, usaha). Ambisi menggambarkan cita2 yang ingin  diraih. Kekuatan sebagai motivattor untuk mengalahkan kelemahan. Dan Usaha adalah langkah2 yang akan kita tempuh untuk mencapai apa yang kita cita2kan 10, 20, 30 tahun lagi.( tahapan proses pencapaian itu)
·         Pikiran manusia terdiri dari pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar mampu mengontrol   tindakan secara otomatis, bila anda berfikir anda tidak bisa menjalankan suatu tugas maka secara tidak sadar anda mangatakan tidak mampu yang berakibat pada berhentinya anda dalam berusaha.
·         Hukum dan bahasa pikiran bawah sadar : pikiran bawah sadar tidak mengetahui perbedaan antara imajinasi   dan kenyataan.
·         Prof G. W. Ladd dalam Buchari Alma (2005) menguraikan beberapa kondisi yang mampu mendorong          produktifnya pikiran bawah sadar.
1.      Sikap ragu2. Jika anda ragu pikiran bawah sadar akan menciptakan gagasan pemecahan.
2.      Sikap berani.
3.      Beracam2 pengalaman, memori, dan ketertarikan.
4.      Persiapan yang sempurna dan sungguh2.
5.      Menyerah sementara. Jika tidak bisa memecahkan masalah, adakalanya anda menyerah            sementara hingga muncul gagasan baru.
6.      Istirahat atau santai.
7.      Menulis. Banyak orang yang akan menemukan pikiran bawah sadar dengan menulis.
8.      Bertukar pikiran.
9.      Bebas dari kekacauan atau kebingungan.
10.  Batas waktu. Banyak orang baru muncul gagasan saat date line sudah sangat dekat, hal ini        karena semakin dekat dengan batas waktu pikiran bawah sadar semakin giat.
11.  Tensi
Mc Gregor dalam buku safak Muhammad (2005) menjelaskan hukum pikiran bawah sadar yaitu:
1.      Positif. Bahasa yang digunakan untuk berbicara dengan pikiran bawah sadar pisitif, selanjutnya akan             terbentuk kebiasaan yang terekan dalam pikiran bawah sadar.
2.      Kalimat saat ini. Jika anda mengatakan akan mulai bisnis menggu depan maka jika waktunya telah tiba          pikiran bawah sadar akan mengatakan minggu depan, maka gunakan saat ini.
3.      Pribadi. Gunakan kata saya bukan kamu.
4.     Pengulangan. Semakin banyak anda mengulang apa yang anda bicrakan dengan pikiran bawah sadar           anda     maka anda akan semakin mengerti.

Bab III Menerapkan Sikap mental Bisnis Orang Cina.

1.      Falsafah dan budaya bisnis orang china.
Orang china suka mengembara dan di daerah baru melakukan adaptasi dan lebih fokus pada perdagangan. Mereka menerapkan prinsip leluhur yaitu penghormatan leluhur adalah dengan kekayaan, dengan kaya mereka bisa memuliakan orang tua, dan cara menjadi kaya adalah dengan berdagang. Merka selalu melakukan perbaikan secara terus menerus, dituangkan dengan ungkapan “jika dahulu orang tuanya adalah penjual air dipinggir jalan anaknya akan membukan restoran dan mungkin cucunya akan medirikan pabrik air kemasan”. Dalam perdagangan orang china menerapkan perdagangan yang semudah mungkin.
a.      Untuk jadi sukses orang china harus berdagang, kerja keras dan membuka peluang usaha baru,  gagal dan berhasil ditentukan oleh sikap, usaha, dan keyakinan.
b.      Berdagang dijadikan hobi bukan sekedar mengisi waktu luang.
c.       Pengalaman berdagang diajarkan kepada anak cucu.
d.      Keuntungan yang didapat sebaiknya tidak dibelanjakan.
e.       Orang china suka dengan bisnis yang memberikan keuntungan jangka panjang dan berkelanjutan dalam waktu yang lama.
f.       Pedagang yang jatuh akan merasa sakit dan rasa sakit ini yang akan membuatnya bangkit.

Budaya orang china.
a.       Bangun pagi dan kerja sampai larut malam.
b.      Bila orang china mengatakan akan berdagang mereka tidak akan berfikir panjang untuk       melakukanya.
c.       Kegagalan pertama tidak akan melunturkan semngat.
d.      Penetapan tujuan untuk memperoleh keuntungan jangka panjang.
e.       Menerapkan siapa cepat siap dapat.
2.      Sistem bisnis orang china.
Perdgangan yang berorientasi pada pelanggan. Menerapkan face to face dan komunikasi dengan banyak orang.
a.       Orang china menijinkan pelanggan membuat pilihanya seendiri.
b.      Sukses bisnis ttidak menggunakan jalan pintas.
c.       Pelanggan lama diberikan kebebasan dan pelayanan istimewa dan pelanggan baru diiming2i         dengan diskon.
Seni bisnis orang china.
a.       Mereka belajar bela diri untuk menghadapai persaingan yang keras, misal lingkungan            yang     kurang aman, copet ect.
b.      Fleksibel, ketelitian dan kecermatan tinggi.
c.       Win-win solution
d.      Rajin bekerja, ramah dan menjadikan pelanggan sebagai sahabat dekat.
e.       Punya daya tahan, mental dan jiwa yang kuat.
3.      Rahasia bisnis orang china
a.   Faktor yang mendorong keberhasilan adalah banyaknya kemiskinan perasaan kurang aman di perantauan, tidak adanya pilihan lain dan ajaran konfusiusme (ajaran untuk kerja keras, tidak putus asa, dan sabar.)
b.      Tidak menjadikan uang sebagai enghalang, yang penting kemauan.
4.      Etika bisnis orang china.
a.       Melarang pengguanaan cara2 kotor untuk menjatuhkan orang lain.
b.      Dilarang mengganggu dan menjelek2kan kegiatan pedagang lain.
c.       Tidak boleh kaku dan memperbolehkan tawar menawar.
5.      Cara bisnis orang china.
a.       Untuk dapat sukses harus mendapatkan keyakinan dari pelanggan dengan cara jujur.
b.      Tidak pelit untuk mengeluarkan biaya tambahan untuk memikat pelanggan.
c.       Bekerja minimal 18 jam sehari, konsisten dengan tidak mengubah2 waktu dan layanan.
d.      Fleksibel dan beradaptasi dengan kondisi yang ada.
e.       Tempat usaha harus mudah duakses dan menarik perhatian konsumen untuk mengunjunginya.
f.       Selalu berorientasi terhadap prilaku minat dan keiginan orang banyak bukan diri sendiri.
g.       Bekerja sendiri supaya lebih mandiri dan lebih cepat belajar.
h.      Citra dibentuk dari pelayanan bukan glamor.
i.        Lebih seka mempekerjakan kerabat sendiri.
j.        Akan merasa rendah diri jika gagal hidup mandiri dan mendapat gaji sepanjang tahun.
k.      Sebagian untuk akan ditabung untuk mengembangkan usaha.

Bab II Persiapan pribadi pengusaha muda.

·         Jika orang lain mampu saya pun mampu
·         Membangun kepribadian merupakan hal yang mutlak bagi keberhasilan sebuah usaha.
·         Semakin mengenal diri sendir maka peluang untuk mengambil tindakan yang salah akan semakin kecil.
·         Memulai usaha diwaktu muda relatif lebih berhasil dari pada waktu tua.
·         Alasan mengapa anak muda harus bermimpi disebabkan semakin ketatnya persaingan kebebasan                  menentukan nasibnya sendiri, dan kebebasan berkreasi, potensi mendapatkan penghasilan yang tinggi dan idealisme mengurangi pengangguran.
1.      Mengapa bisnis anak muda sangat membutuhkan kreatifitas?
Hal ini dikarenakan persaingan dalam dunia bisnis sangat ketat sementara para anak muda yang biasanya masih pemula dalam berbisnis belum mendapatkan sebuah brand yang baik. Artinya mereka harus melakukan dobrakan pasar yang baik. Kreatifitas merupakan salah satu cara yang relefan dengan dunia para anak muda dimana sisi kreatifitas ini sedang berkembang dengan sangat baik. Harapannya tentu produk luncuran mereka akan mendapat sambutan baik dikalangan anak muda sendiri dan masyarakat umum tentunya.

Membangun kepribadian pengusaha muda:
·         Mengenal diri sendiri, baik kelemahan maupun kekuatan.
·         Mempersiapkan perubahan sikap mental.
a.       Siap menghadapi ketidakpastian
b.      Siap mengatakan bisa
c.       Siiap kerja keras, tekun dan sabar.
d.      Berani mengambil rsiko dan jangang sampai rugi.

Mempersiapkan ketrampilan pengusaha muda dengan:
a.       Menjaga reputasi.
b.      Kemampuan membangun jaringan.
c.       Neluri mengenali peluang yang ada.
d.      Kemampuan persuasi dan negosiasi.

2.      Kekuatan-kekuatan positif anak muda.
a.       Masih memiliki semangat dan daya juang tinggi, termasuk energi dan kondisi yang baik.
b.      Penguasaaan teori yang baik dan pengalaman yuang telah ada dan adaptasi terhadap hal-hal        yang baru masih sangat baik dan cepat.
c.       Memiliki keberanian yang lebih dan tingkat resiko yang rendah terutama karena umumnya           mereka masih bujang.
d.      Kreatifitas yang tinggi dan lahirnya inovasi.
e.       Daya nalar dan sistematika berfikir yang baik
3.      Cara membangun kepribadian pengusaha muda yang sukses.
a.       Mampu mengenal diri sendiri dengan baik yaitu dengan mengenal karakter pribadi, bakat dan      kemampuanya.
b.      Mempersiapkan perubahan sikap mental, terutama karena ketidak pastian yang terjadi dalam     dunia bisnis.
c.       Siap bekerja keras, tekun, sabar, penuh perhitungan dan berani mengambil resiko.
4.      Cara menjadi pengusaha muda sejak mahasiswa yaitu dengan segera terjun dan menekuni dunia usaha.          Membaca peluang yang berkembang di lingkungan sekitar. Menciptakan mimpi dan kemudian merealisasikan. Tidak mudah menyerah dengan hambatan yang terjadi. Serta mampu membuat jaringan komunikasi yang baik dan menjaganya.
5.      Untuk mencapai mimpi:
a.       Mengubah impian menjadi visi.
b.      Menyusun rencana strategi.
c.       Menetapkan rencana jangka pendek.
d.      Melaksanakan usaha.

Bab I Wirausaha

1.      Mengapa saat ini indonesia membutuhkan banyak wirausahawan baru?
Karena indonesia saat ini memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang pesat, sementara jumlah lapangan kerja yang tersedia tidak sebanding dengan hal tersebut. Akibatnya jumlah penggangguran semakin besar baik itu yang memiliki pendidikan tinggi ataupun rendah.
2. Pendapat anda mengenai pernyataan kesuksesan ditentukan 90%nya oleh kerja keras dan sisanya faktorkepandaian.
Saya setuju dengan pernyataan tersebut, sebab dalam dunia usaha yang menjadi penggerak utama adalah bagian penjualan, artinya inovasi itu tidak sepenuhnya menjamin produk pasti laris di lapangan. Hal yang terjadi di lapangan juga kadang tidak selalu selaras dengan teori yang kita milki, sebab semuanya tergantung bagaimana kondisi dari konsumen itu sendiri. Pengalaman akan jauh lebih berharga saat kita menghadapi kondisi yang memang membutuhkan solusi yang baik. Dan pengalaman itu didapat dengan terus belajar dari tindakan-tindakan yang kita lakukan. Saya rasa sudah banyak contoh orang yang berpendidikan rendah tapi sukses dalam karirnya.
3. Definisi wirausaha.
a.      Adalah seorang yang menemukan gagasan baru dan selalu berusaha menggunakan seumber daya yang dimiliki secara optimal untuk mencapai keuntungan maksimal.
b.      Adalah orang yang dapat melihat cara-cara yang ekstrem dan mau mengubah sesuatau yang tak bernilai atau bernilai rendah menjadi sesuatu yang bernilai tinggi.
4. Keuntungan menjadi wirausaha.
a.       Mempunyai kebebasan mencapi tujuan yang dikehendaki.
b.      Memperoleh manfaat dan laba yang maksimal.
c.       Terbuka kesempatan untuk melakukan perubahan.
d.      Mempunyai waktu yang tidak terikat.
e.   Terbuka peluang untuk berperan dalam masyarakat dan mendapatkan pengakuan atas usaha mereka.

Sabtu, 26 Mei 2012

Bob Sadino


Bob Sadino (Lampung, 9 Maret 1933), atau akrab dipanggil om Bob, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan.
Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.
Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.
Pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes yang ia miliki, ia sendiri yang menjadi sopirnya. Namun sayang, suatu ketika ia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu. Gajinya ketika itu hanya Rp.100. Ia pun sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya.
Suatu hari, temannya menyarankan Bob memelihara ayam untuk melawan depresi yang dialaminya. Bob tertarik. Ketika beternak ayam itulah muncul inspirasi berwirausaha. Bob memperhatikan kehidupan ayam-ayam ternaknya. Ia mendapat ilham, ayam saja bisa berjuang untuk hidup, tentu manusia pun juga bisa.
Sebagai peternak ayam, Bob dan istrinya, setiap hari menjual beberapa kilogram telor. Dalam tempo satu setengah tahun, ia dan istrinya memiliki banyak langganan, terutama orang asing, karena mereka fasih berbahasa Inggris. Bob dan istrinya tinggal di kawasan Kemang, Jakarta, di mana terdapat banyak menetap orang asing.
Tidak jarang pasangan tersebut dimaki pelanggan, babu orang asing sekalipun. Namun mereka mengaca pada diri sendiri, memperbaiki pelayanan. Perubahan drastis pun terjadi pada diri Bob, dari pribadi feodal menjadi pelayan. Setelah itu, lama kelamaan Bob yang berambut perak, menjadi pemilik tunggal super market (pasar swalayan) Kem Chicks. Ia selalu tampil sederhana dengan kemeja lengan pendek dan celana pendek.
Bisnis pasar swalayan Bob berkembang pesat, merambah ke agribisnis, khususnya holtikutura, mengelola kebun-kebun sayur mayur untuk konsumsi orang asing di Indonesia. Karena itu ia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah.
Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diawali kegagalan demi kegagalan. Perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira. Ia dan istrinya sering jungkir balik. Baginya uang bukan yang nomor satu. Yang penting kemauan, komitmen, berani mencari dan menangkap peluang.
Di saat melakukan sesuatu pikiran seseorang berkembang, rencana tidak harus selalu baku dan kaku, yang ada pada diri seseorang adalah pengembangan dari apa yang telah ia lakukan. Kelemahan banyak orang, terlalu banyak mikir untuk membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah. “Yang paling penting tindakan,” kata Bob.
Keberhasilan Bob tidak terlepas dari ketidaktahuannya sehingga ia langsung terjun ke lapangan. Setelah jatuh bangun, Bob trampil dan menguasai bidangnya. Proses keberhasilan Bob berbeda dengan kelaziman, mestinya dimulai dari ilmu, kemudian praktik, lalu menjadi trampil dan profesional.

Menurut Bob, banyak orang yang memulai dari ilmu, berpikir dan bertindak serba canggih, arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain.
Sedangkan Bob selalu luwes terhadap pelanggan, mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan. Dengan sikap seperti itu Bob meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar. Menurut Bob, kepuasan pelanggan akan menciptakan kepuasan diri sendiri. Karena itu ia selalu berusaha melayani pelanggan sebaik-baiknya.
Bob menempatkan perusahaannya seperti sebuah keluarga. Semua anggota keluarga Kem Chicks harus saling menghargai, tidak ada yang utama, semuanya punya fungsi dan kekuatan.
Anak Guru Kembali ke tanah air tahun 1967, setelah bertahun-tahun di Eropa dengan pekerjaan terakhir sebagai karyawan Djakarta Lloyd di Amsterdam dan Hamburg, Bob, anak bungsu dari lima bersaudara, hanya punya satu tekad, bekerja mandiri. Ayahnya, Sadino, pria Solo yang jadi guru kepala di SMP dan SMA Tanjungkarang, meninggal dunia ketika Bob berusia 19.
Modal yang ia bawa dari Eropa, dua sedan Mercedes buatan tahun 1960-an. Satu ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan. Ketika itu, kawasan Kemang sepi, masih terhampar sawah dan kebun. Sedangkan mobil satunya lagi ditaksikan, Bob sendiri sopirnya.
Suatu kali, mobil itu disewakan. Ternyata, bukan uang yang kembali, tetapi berita kecelakaan yang menghancurkan mobilnya. ”Hati saya ikut hancur,” kata Bob. Kehilangan sumber penghasilan, Bob lantas bekerja jadi kuli bangunan. Padahal, kalau ia mau, istrinya, Soelami Soejoed, yang berpengalaman sebagai sekretaris di luar negeri, bisa menyelamatkan keadaan. Tetapi, Bob bersikeras, ”Sayalah kepala keluarga. Saya yang harus mencari nafkah.”
Untuk menenangkan pikiran, Bob menerima pemberian 50 ekor ayam ras dari kenalannya, Sri Mulyono Herlambang. Dari sini Bob menanjak: Ia berhasil menjadi pemilik tunggal Kem Chicks dan pengusaha perladangan sayur sistem hidroponik. Lalu ada Kem Food, pabrik pengolahan daging di Pulogadung, dan sebuah ”warung” shaslik di Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta. Catatan awal 1985 menunjukkan, rata-rata per bulan perusahaan Bob menjual 40 sampai 50 ton daging segar, 60 sampai 70 ton daging olahan, dan 100 ton sayuran segar.
”Saya hidup dari fantasi,” kata Bob menggambarkan keberhasilan usahanya. Ayah dua anak ini lalu memberi contoh satu hasil fantasinya, bisa menjual kangkung Rp 1.000 per kilogram. ”Di mana pun tidak ada orang jual kangkung dengan harga segitu,” kata Bob.
Om Bob, panggilan akrab bagi anak buahnya, tidak mau bergerak di luar bisnis makanan. Baginya, bidang yang ditekuninya sekarang tidak ada habis-habisnya. Karena itu ia tak ingin berkhayal yang macam-macam.
Haji yang berpenampilan nyentrik ini, penggemar berat musik klasik dan jazz. Saat-saat yang paling indah baginya, ketika shalat bersama istri dan dua anaknya.

Nama        : Bob Sadino
Lahir       : Tanjungkarang, Lampung, 9 Maret 1933
Agama       : Islam
Pendidikan  : -SD, Yogyakarta (1947)
              -SMP, Jakarta (1950)
              -SMA, Jakarta (1953)

Karir :
-Karyawan Unilever (1954-1955)
-Karyawan Djakarta Lloyd, Amsterdam dan Hamburg (1950-1967)
-Pemilik Tunggal Kem Chicks (supermarket) (1969-sekarang)
-Dirut PT Boga Catur Rata
-PT Kem Foods (pabrik sosis dan ham)
-PT Kem Farms (kebun sayur)

Alamat Rumah:
Jalan Al Ibadah II/12, Kemang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp: 793981
Alamat Kantor :
Kem Chicks Jalan Bangka Raya 86, Jakarta Selatan Telp: 793618

Referensi :
- http://pengusahamuda.wordpress.com/biografi/
- http://id.wikipedia.org/wiki/Bob_Sadino


Kisah Sukses Pengusaha Bob Sadino Rating: 4.5 Reviewer: Fadhly Ashary - ItemReviewed: Kisah Sukses Pengusaha Bob Sadino